Pemain Dota 2 Yang "Toxic" Kini Akan Di Ban Selama 19 Tahun

Siapa yang tak kenal dengan gim moba dekstop paling populer yaitu DOTA II.Salah satu gim besutan Valve milik Gaben ini memang sudah banyak sekali dikenal oleh kalangan gamer jadi tidak heran kalau DOTA II kerap kali masuk di posisi teratas sebagai game dengan jumlah pemain aktif terbanyak.

Mengingat semakin banyaknya player baru tentunya Valve mempunyai cara tersendiri untuk mengelola setiap kelakuan pemainnya , dan pada update kali ini pihaknya mengumumkan bahwa setiap  player yang ketahuan menipu , membeli , menjual akun atau berkata kasar alias "toxic" akan dibanned hingga dua dekade.

Peraturan baru tersebut adalah hasil dari survey teratas pada matchmaking , yang memperjelas bahwa game ini sekarang akan menghukum tindakan smurfing , penyalahgunaan antrian peran , dan bagi mereka yang memiliki skor perilaku rendah.

"Dalam hal fokus pengembangan kami bergerak maju, kami menghabiskan lebih banyak waktu kami daripada biasanya berfokus pada kualitas matchmaking," ~Valve

Dengan diumumkanya pembaruan kebijakan tersebut, banyak orang yang merespons berita itu secara positif.Menurut mereka ini adalah salah satu keputusan yang bagus mengingat game Dota 2 memiliki banyak sekali pemain "toxic". Beberapa forum dan media lain bahkan juga ikut memuji keputusan Valve.

Kebijakan banned ini sendri berbasis pengguna , jadi jika ada pemain yang sudah melanggar beberapa ketentuan diatas maka kalian tidak bisa lagi login atau bergabung kembali meski sudah di reboot karena setiap akun akan langsung di blacklist oleh sistem .

Sumber : IGN , Valve Blog